Archive

Posts Tagged ‘bank mega syariah’

Biaya Gadai Emas Yang Termurah dan Terbaik Untuk Kebun Emas

April 8th, 2010 admin No comments

Diatas adalah hasil penelusuran tim Kontan, mengenai biaya gadai emas yang berhasil diliput sampai tanggal 10 Desember 2009 lalu. Terlihat bahwa dari parameter yang ada, untuk nilai gadai tertinggi ada di Bank Mega Syariah yaitu sebesar 93%. Tetapi ini juga bukan acuan utama, anda lihat lagi bahwa nilai taksir (Rp/Gram) justru diberikan oleh Pegadaian, Rp. 333.000, dimana Bank lain hanya bisa memberikan paling tinggi Rp. 330.000 (Bank Jabar Banten). Lain sisi soal biaya administrasi gadai emas ini, Bank Jabar Banten memberikan biaya Rp. 0 alias gratis, tak heran mungkin banyak petani kebun emas ini yang akhirnya memilih untuk menyemai bibit emasnya disana. Selain itu juga Bank Jabar Banten memberikan nilai biaya ijarah (biaya gadai emas) yang paling murah yaitu Rp. 3.200/gram/bulan dan jangka waktu yang diberikan paling panjang, yaitu 12 Bulan.

Rumusan terbaik dari aplikasi kebun emas ini dilihat dari parameter yang ada diatas adalah cari partner atau mitra berkebun emas anda (tempat anda menggadaikan bibit emas) yang memilii kriteria sebagai berikut

  1. Nilai Gadai TERTINGGI
  2. Nilai Taksir (Rp/Gram) TERTINGGI
  3. Biaya Administrasi TERENDAH
  4. Biaya Ijarah (Gadai Emas) TERENDAH
  5. Jangka Waktu TERPANJANG

Dari ilustrasi diatas, tampak bahwa untuk menyemai bibit emas kita, harus pandai juga kita memilih tempat atau lahan untuk tempat tumbuh dan berkembangnya emas yang kita miliki. Akan lebih baik sebelum memutuskan untuk menggadaikan emas anda, anda mengadakan riset sederhana untuk membandingkan atau mungkin melakukan update pada tulisan diatas. Silahkan update data terbaru yang anda miliki diatas lewat sarana comments yang ada, kami akan dengan senang hati terus mengupdate parameter nilai gadai emas diatas bila memang anda memiliki data yang terbaru dan paling valid.

Bank Syariah Mandiri Gadai Emas (article update 21 Mei 2010)

Manfaatkan emas Anda untuk mendapatkan dana dalam mengatasi kebutuhan biaya pendidikan, modal usaha, biaya pengobatan, penyelenggaraan hajatan dan kebutuhan lainnya.

Syarat dan Ketentuan: pembiayaan mulai dari Rp. 500ribu, jaminan berupa emas (perhiasan/lantakan), jangka waktu 4 bulan dan dapat diperpanjang (gadai ulang).

Manfaat dan kemudahan: aman dan terjamin, proses mudah dan cepat, biaya pemeliharaan kompetitif dan terkoneksi dengan rekening tabungan.

Persyaratan: kartu identitas nasabah dan jaminan emas perhiasan atau lantakan.

Karakteristik:

  • Biaya administrasi dan asuransi barang jaminan dibayar pada saat pencairan.
  • Biaya pemeliharaan dihitung per 15 hari dan dibayar pada saat pelunasan.
  • Cukup dengan membayar biaya pemeliharaan dan administrasi bila s.d 4 bulan belum dapat melunasi pinjaman.

Contoh perhitungan:

Pak Fulan datang ke BSM dengan membawa 10 gram logam mulai untuk keperluan biaya pendidikan anaknya. BSM dapat memberikan fasilitas pembiayaan gadai sbb:

- Nilai taksiran: 10 gram x Rp. 325.000 = Rp. 3.250.000

- Pembiayaan yang dapat diberikan: 90% x Rp, 3.250.000 = Rp. 2.925.000

- Biaya administrasi & asuransi dibebankan pada saat pencairan: Rp. 20.000 + Rp. 4.350 = Rp. 24.350

- Biaya pemeliharaan per 15 hari: Rp.4.500/gram/bulan x 10gram x 15/30 hari = Rp. 22.500

Keterangan:

Harga dasar emas, nilai taksiran, biaya pemeliharaan mengikuti ketentuan bank yang berlaku pada saat transaksi.

sumber (brosur bsm produk dana & jasa) Layanan syariah untuk seluruh kebutuhan finansial Anda, info lebih lanjut bisa langsung menghubungi bsm call (021) 5299 7755, www.syariahmandiri.co.id

Tetap semangat dan yakin dalam berkebunemas! Panen tahun depan sudah menanti :) Salam Sukses!

Incoming search terms for the article:

Menyemai Bibit Emas, Mengalahkan Inflasi-

March 12th, 2010 admin No comments

(Kebun Emas Sebagai Bahasan Utama Tabloid Kontan)

Mempelajari seluk beluk investasi emas dengan metode Berkebun Emas

Rulli Kusnandar tersenyum lebar tahun ini. Investor emas asal Bandung, Jawa barat ini bakal mendulang untung gede lantaran harga emas meroket.

Ya, harga emas memang amat menyilaukan tahun ini. Hingga Kamis (10/12) lalu, harga si kuning kemilau di Divisi Comex, Bursa NYMEX telah menanjak 28,52% dari awal tahun. Awal Januari 2009 harga emas di bursa ini US$ 887,3 per ons troy. Kini harga komoditas yang sama sudah melambung ke US$ 1.140,40 per ons troy.

Cuma, Rulli bukan investor emas biasa. Ia memainkan jurus investasi emas yang berbeda dibandingkan dengan investor emas pada umumnya. Jurus ini menghasilkan keuntungan emas yang lebih berkilau ketimbang cara-cara investasi tradisonal.

Mantan Manager teknologi informasi pada salah satu perusahaan ini menyebut jurusnya sebagai Berkebun Emas. Metode yang dia temukan pada 2007 lalu itu melibatkan perbankan syariah dan Pegadaian. Cuma agar bisa memanen untung dari jurus ala Rulli ini, calon investor harus siap berinvestasi jangka panjang, paling tidak selama dua tahun sampai tiga tahun.

Rulli menyarankan, sebaiknya investor berinvestasi emas batangan berkadar 24 karat dengan tingkat kemurnian 99,99%. Pasalnya, dia menilai keabsahan kualitas dan kadar emas batangan sangat terjamin dengan adanya sertifikat.

Sebenarnya metode Rulli cukup sederhana. Kalau mau meniru dia, setelah membeli batang emas yang pertama anda harus menggadaikan emas itu ke bank syariah atau pegadaian. Tentu anda harus memilih tempat gadai yang memasang biaya gadai paling murah. Maklum setiap bank syariah atau pegadaian memiliki ketentuan dan biaya yang berbeda atas layanan gedai emas ini.

Menurut Rulli, tempat gadai yang seharusnya menjadi pilihan adalah bank syariah yang memberikan nilai gadai paling tinggi tapi mengenakan biaya sangat rendah. Nah hasil penelusuran Kontan, tempat gadai ideal untuk berkebun emas ini adalah Bank Jabar Banten Syariah.

Setelah menggadaikan emas tadi, anda akan mendapatkan dana segar dari bank. Dana tersebut harus anda pakai untuk membeli emas yang kedua ini juga harus anda gadaikan. Tentu anda harus merogoh kocek tambahan karena dana gadai dari bank hanya berkisar 60%-80% harga yang digadaikan. Langkah ini kudu anda lakukan berulang-ulang hingga merasa cukup.

Tapi ingat, anda tak boleh menggadaikan emas yang terakhir. Sebab emas terakhir ini kan menjadi modal anda untuk menebus satu demi satu emas yang anda gadaikan saat harga naik. Karena itu, Rulli menyebutnya sebagai kunci harta karun.

Kapan saat yang tepat bagi anda memanen kebunemas? Rulli menyarankan penjualan kunci harta karun dan emas-emas sebelumnya baru dilakukan setelah ada kenaikan harga minimal 30%

Tahan Inflasi
Melalui metode yang sederhana ini, menurut Rulli, dua pertiga modal investasi berasal dari bank. Setelah dua tahun atau tiga tahun, dia yakin nilai utang investor pada bank bakal menyusut seiring kenaikan harga emas. “Emas itu zero inflation dan harganya tidak pernah turun, tapi malah bisa naik 20% hingga 25% per tahun”, ujarnya.

Benarkah nilai emas tidak termakan oleh inflasi dan harganya terus naik? Mari kita cari buktinya. Pada bulan November 1999, harga sebuah sedan Honda Civic Ferio seri matik baru seharga Rp. 225 juta. Pada saat yang sama harga rata-rata emas produksi Logam Mulia sekitar Rp. 82.500 per gram. Itu berarti 10 tahu lalu harga satu unit Honda Civic Ferio setara dengan emas berbobot 2,72 kg.

Kini, denga patokan harga emas terbaru di Logam Mulia, emas seberat 2,72 kg itu setara dengan Rp. 1,05 miliar (1 gram = Rp. 386.500). Itu berarti dengan emas yang sama, saat ini anda bisa membeli hampir tiga New Honda Civic tipe 2,0 liter transmisi otomatis yang harganya Rp. 390 juta per unit.

Salah seorang investor yang telah mempraktekan metode Berkebun emas ini adalah Andy Wahyu Rizaldy. Pria asal Samarinda, Kalimantan Timur ini mengaku tertarik mengikuti langkah Rulli sejak bulan Maret lalu. “Modal awal saya emas 50 gram, sekarang sudah menjadi sekitar 2 kilogram”, ungkapnya bersemangat 45.

Semula Andy hanya menyimpan emasnya di bawah bantal. Namun setelah mengetahui metode ini dia langsung tertarik. “Saya pikir ini cara untuk mempercepat kepemilikan emas”, kata dia.

Dia pun menggadaikan harta berkilaunya itu di Bank Kaltim syariah. Setelah menggadaikan emas pertama, dia mulai melakukan cara Rulli. Cuma masalahnya andy tidak teratur membeli dan menggadaikan emas. Ini lantaran terkendala keterbatasan emas batangan di tempat tinggalnya. “Tahun depan saya berencana mengalokasikan dana hingga 20% dari pendapatan saya, minimal untuk membeli 10 gram emas setiap bulan,” bebernya. Andy mengaku belum pernah panen dari kebun emas itu.

Pengikut metode Rulli lain adalah Maria Susanti. Ibu rumahtangga ini mulai bercocok tanam emas pada akhir 2008 lalu. Maria menyemai bibit emasnya seberat 25 gram dan 50 gram di Bank Mega Syariah dan Bank Jabar Banten Syariah. Ketika itu, harga satu gram emas masih Rp. 280.000.

Sebulan lalu dia sudah memetik panen kebun emas. Emas koleksinya sudah bertambah hingga sebanyak 1 kg dengan harga Rp. 370.000. Dari panen ini, Maria kemudian mengalokasikannya untuk membeli sehektare tanah di Majalaya, Jawa barat dan properti lain. Hingga kini dia juga masih aktif Berkebun emas.

Tetap ada Risiko

Meskipun tampak menggiurkan, metode Rulli ini bukan tanpa risiko. Investor hanya bisa mengantongi untung kalau harga emas naik selama anda menggadaikan emas. Kalau terpaksa menjual koleksi emas di lemari gadai bank atau pegadaian ketika harganya turun, anda akan kehilangan potensi keuntungan, padahal telah mengeluarkan biaya gadai.

Karena itu, Rulli mengingatkan anda harus tahan menggadaikan emas ini dalam jangka panjang. “Ini memang bukan untuk spekulasi, “ tegas dia.

Data London Metal Exchange menunjukkan harga emas sepuluh tahun terakhir memang cenderung meningkat. Hanya pada bulan tertentu harga emas turun. Contohnya pada 16 Pebruari 2001 tercatat sebagai harga emas terendah, yakni sebesar US$ 256,7 per ons troy. Harga ini lebih rendah dari bulan-bulan sebelumnya.

Karena itu perencana keuangan Ligwina Poerwo Hananto mengatakan, investor yang tertarik mengikuti metode Berkebun emas ini harus benar-benar menimbang pengahasilan dan rasio likuiditas keuangan rumahtangga terlebih dahulu. Sebab, investor tak bisa asal main tebus emas di bank ketika sedang butuh dana tunai.

Agar bisa menambah bibit-bibit emas selanjutnya Ligwina menyarankan, investor harus memiliki penghasilan yang sehat. “Pengembalian pinjaman dan biaya menambah emas tidak boleh lebih dari 30% penghasilan,” imbuhnya.

Begitu pun juga dengan rasio likuiditas. Menurut dia, sebelum menjadi petani emas, investor harus mengamankan rasio likuiditas terlebih dahulu. “Keluarga dengan dua orang anak minimal harus punya dana cadangan 12 kali penghasilan,” kata CEO QM Financial ini.

Namun, Ligwina mengakui, investasi emas memang lebih likuid ketimbang properti atau tanah. Selain itu, dia bilang investor tak perlu menyediakan biaya tambahan seperti biaya perawatan rumah bagi yang berinvestasi di properti.

Bank-bank syariah sendiri senang dengan adanya investasi berbasis gadai emas ini. Mereka tidak merasa “dimanfaatkan” oleh investor. “Kami malah menguntungkan dengan gadai emasini,” kata Kepala Group Mikro dan Individual BRI Syariah Esti Kadarianti.

Bahkan BRI Syariah menetapkan gadai emas ini sebagai produk andalan. Target pembiayaan hingga akhir tahun ini sebesar Rp. 30 miliar. Agar bisa mencapai target tersebut, BRI Syariah akan menyediakan layanan jual beli emas untuk mempermudah investor.

Tertarik Berkebun Emas? Sebelum mulai, anda tetap harus berhitung cermat.

Tabloid Kontan Edisi 14-21 Desember 2009

http://www.semuasaudara.com/emas/2010/01/tabloid-kontan-janji-laba-kebun-emas/

Incoming search terms for the article: